1657408484514812
Loading...

Mengenal 5 Macam Gangguan Tidur yang Biasa Dialami Manusia


Liputan 69 - Mengenal 5 Macam Gangguan Tidur yang Biasa Dialami Manusia - Macam Jenis Gangguan Tidur Insomnia atau susah tidur sebenarnya sangat tidak baik untuk kesehatan terutama hati (liver). 
Selain hati masih banyak pengaruh buruk dampak negatif insomnia bagi kesehatan. Bagi kesehatan hati kita ada penelitian bahwa orang yang tidur larut malam rawan terkena kanker hati, karena hati akan bekerja maksimal saat kita tidur antara pukul 11 malam – jam 3 malam, jadi jika kita tidur sangat larut, maka hati tidak bisa bekerja maksimal dan hal ini bisa menyebabkan kanker. Termasuk salah satunya adalah insomnia susah tidur.

Istirahat tidur yang baik dalam waktu 6 – 7 jam sehari akan memberi kualitas tidur yang baik dan memberi pengaruh positif terhadap tubuh ketika bangun atau beranjak dari tidur maka akan kita dapatkan tubuh akan merasa segar dan lebih baik serta membuat tubuh kita akan siap kembali untuk melakukan aktivitas dalam kesehariannya. Sehingga kita juga perlu mengetahui akan berbagai macam jenis gangguan tidur dan semoga dengan kita mengenal jenis macam gangguan tidur ini akan bisa memberikan manfaat.

Ada beberapa macam gangguan tidur ataupun kesulitan kesusahan dalam tidur yaitu :

1. Insomnia.
Gangguan tidur jenis Insomnia ini adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik itu secara kualitas maupun dalam hal kuantitas. Gangguan tidur ini umumnya ditemui pada individu dewasa. Penyebabnya bisa karena gangguan fisik atau karena bisa juga karena faktor mental seperti adanya perasaan gundah atau pun gelisah.

2. Parasomnia.
Jenis gangguan tidur ini adalah perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur. Gangguan ini umum terjadi pada anak-anak. Beberapa turunan parasomnia antara lain sering terjaga (contohnya : tidur berjalan, night terror), gangguan transisi bangun-tidur (contohnya : mengigau), parasomnia yang terkait dengan tidur REM (contohnya : mimpi buruk),dan lainnya (contohnya : bruksisme).

3. Hipersomnia.
Gangguan tidur jenis ini adalah merupakan kebalikan dari insomnia, yaitu tidur yang berkelebihan terutama pada siang hari. Gangguan ini dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti kerusakan system saraf, gangguan pada hati atau ginjal, atau karena gangguan metabolisme (contohnya : hipertiroidisme). Pada kondisi tertentu, hipersomnia dapat digunakan sebagai mekanisme koping untuk menghindari tanggung jawab siang hari.

4. Narkolepsi.
Jenis gangguan tidur ini adalah gelombang kantuk yang tak tertahankan yang muncul secara tiba-tiba pada siang hari. Gangguan ini disebut juga sebagai "serangan tidur" atau sleep attack. Penyebab pastinya belum diketahui. Diduga karena kerusakan genetik system saraf pusat yang menyebabkan tidak terkendali lainnya periode tidur REM. Alternatif pencegahannya adalah dengan obat-obatan, seperti contohnya adalah amfetamin atau metilpenidase, hidroklorida, atau dengan antidepresan seperti imipramin hidroklorida.

5. Apnea saat tidur.
Gangguan tidur jenis ini adalah suatu kondisi terhentinya nafas secara periodik pada saat tidur. Kondisi ini diduga terjadi pada orang yang mengorok dengan keras, sering terjaga di malam hari, insomnia, mengatup berlebihan pada siang hari, sakit kepala disiang hari, iritabilitas, atau mengalami perubahan psikologis seperti hipertensi atau aritmia jantung.

Demikian tadi kawan-kawan semuanya mengenai beberapa macam gangguan kebutuhan istirahat bagi kita pada umumnya, karena masih banyak juga jenis gangguan tidur lainnya yang belum masuk daftar postingan di atas.




Tidur 2014843076767816316

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email