1657408484514812
Loading...

Virus MERS, Virus yang Dikhawatirkan Menjangkiti Jamaah Haji


Di jaman yang semakin maju dengan tingkat mobilitas yang makin tinggi, tampaknya makin banyak penyakit baru yang bermunculan. Salah satunya yang terbaru dan menghebohkan adalah virus MERS CoV (Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus).


MERS CoV merupakan penyakit yang pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada 2012 lalu. MERS CoV disebabkan oleh infeksi virus Corona dan merupakan salah satu virus yang masih berkerabat dengan virus penyebab SARS, virus mematikan yang heboh beberapa tahun silam.

Meski penularannya tak secepat virus SARS, virus MERS ini dianggap lebih mematikan. Dikutip National Geographic Indonesia, sejak 2012 lalu, MERS telah menginfeksi 495 orang di 12 negara berbeda dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.

Gejala penyakit ini mirip dengan flu, yaitu demam, batuk, dan sesak napas. Namun virus ini akan menyerang dengan hebat jika telah menginfeksi saluran pernapasan. Meski penularan virus Corona terjadi antarmanusia, menurut Health Protection Agency, penularan MERS sangat terbatas.                            
“Jika si A terinfeksi, ia bisa menularkan MERS pada si B. Namun si B tak bisa dengan mudahnya menularkan orang lain, misalnya ke si C. Ini disebut juga dengan penularan tertiary,” ujar Michael Osterholm, dari Pusat Penelitian Penyakit Menular Universitas Minesota.

Penularan MERS bisa terjadi pada orang-orang yang berada dalam kontak dekat. Oleh karena itu, isolasi yang ketat sangat diperlukan bagi pasien yang telah terjangkit penyakit MERS ini.

Hingga kini, masih belum ada vaksin khusus untuk pencegahan serangan virus MERS CoV. Namun menurut WHO, virus ini termasuk rapuh karena hanya bisa bertahan di luar tubuh selama 24 jam. Virus ini juga mudah dibunuh oleh sabun antibakteri.

MERS CoV, memang rentan menyebar di Indonesia mengingat sekitar 5.000 orang Indonesia pergi Arab Saudi untuk umroh atau ibadah haji, tempat dimana virus MERS mewabah.

Jangan lupa untuk rajin cuci tangan dan memakai masker saat di luar ruangan.





Penyakit 6373656268401561852

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email