1657408484514812
Loading...

Ngemil di Tengah Malam Berbahaya Bagi Otak


Sebuah studi menunjukkan bahwa camilan tengah malam atau makan malam yang tertunda dapat berbahaya bagi otak Anda.


Peneliti yang mempelajari jam internal tubuh manusia meneliti bahwa mengonsumsi makanan di waktu yang salah, terutama makan saat tubuh seharusnya beristirahat, bisa berefek pada kemampuan belajar dan memori otak.

Penemuan studi tidak hanya menitikberatkan pada kebiasaan makan yang tidak teratur, tetapi juga jam kerja yang juga tidak teratur, terutama dengan adanya shift malam.

"Kita mungkin bisa bekerja setiap saat. Dan termasuk hal itu, kebiasaan makan juga bisa terjadi setiap saat," kata Christopher Colwell, psikiatri dan ilmuwan bio-behavioral, dari University of California, Los Angeles, seperti dikutip Healthmeup, Jumat (27/2/2015).

Penelitian ini baru dilakukan pada tikus, namun prinsip-prinsip umum berlaku juga pada manusia. Gaya hidup modern menuntut jam kerja yang panjang dan rumit, sekalipun ringan dan makanan tersedia untuk orang 24 jam, tubuh kita masih perlu mematuhi jadwal tertentu untuk tetap sehat.                                  
Sistem biologis kita bekerja dengan lancar hanya jika memiliki ritme harian yang hampir selalu sama. Ritme sirkadian ini menganut siklus 24 jam dan mengontrol semua fungsi tubuh, termasuk sintesis dan pelepasan hormon, juga fungsi mental.

Mengacaukan siklus ini tidak hanya buruk bagi otak Anda, tetapi juga dapat mengakibatkan kondisi kesehatan lain seperti diabetes tipe 2 dan masalah sistem kekebalan tubuh. Ini juga berefek buruk pada fungsi kognitif, terutama pada memori dan kemampuan belajar.

Sebagai bagian dari studi, satu kelompok tikus makan pada waktu normal, sedangkan kelompok kedua diberi makanan hanya selama waktu tidur normal mereka. Semua tikus makan jumlah makanan yang sama dan tidur untuk jumlah waktu yang sama. Kelompok kedua hanya tidur pada waktu yang berbeda.

Tikus yang makan selama waktu tidur normal "terancam" kemampuan mengingat hal yang telah mereka pelajari. Tikus-tikus ini juga mengalami kesulitan mengenali objek baru dan menunjukkan perubahan pada hippocampus, yaitu wilayah otak yang terlibat dalam proses pembelajaran dan ingatan.





Otak 5790308851997477548

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email