1657408484514812
Loading...

8 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Minum Teh


Teh mengandung vitamin, mineral dan antioksidan. Secangkir teh memiliki kurang dari setengah kafein kopi dan bersifat lembut pada tubuh.


Sementara teh mungkin tidak memberikan reaksi kuat seperti yang Anda dapatkan dengan secangkir kopi, namun ia dapat meningkatkan energi dan sistem kekebalan tubuh Anda jauh dibandingkan dengan kopi.

Teh berasal dari tanaman teh, yang memiliki bermacam varietas seperti halnya teh hijau, teh hitam, teh putih dan teh oolong. Dan selama daun teh hadir, maka Anda akan memiliki manfaatnya.

Tidak seperti kopi, teh dapat disajikan dengan berbagai macam kombinasi bahan alami lainnya. Anda dapat memasukkan herbal atau rempah-rempah campuran favorit Anda seperti bunga jeruk atau chai untuk mendapatkan manfaat yang lebih.

Pertimbangkan juga manfaat kesehatan yang diperoleh dari teh dengan menambahkan campuran herbal lainnya seperti peppermint, untuk mengurangi serangan hawa panas. Atau mengkombinasikan dengan jahe, untuk membantu sistem pencernaan. Dan Rooibos, yang biasanya disebut sebagai teh merah Afrika Selatan, jenis teh yang bebas kafein dan sangat tinggi antioksidan.

Dan berikut di bawah ini adalah 8 alasan mengapa Anda harus minum teh.

1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko kanker.
Teh mengandung Katekin, antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Teh juga mengandung Vitamin H atau dikenal sebagai biotin, yang memiliki fungsi yang sama dalam memperkuat sistem kekebalan.

Selain itu, teh juga mengandung flavonoid, jenis antioksidan yang membantu dalam pencegahan kerusakan sel, penyakit kardiovaskular, penyakit kulit dan kerusakan DNA akibat imbas dari paparan sinar Ultraviolet.

2. Mencegah kerusakan gigi dan melawan bau mulut.
Fluoride dalam teh dapat membantu mencegah gigi berlubang. Sedangkan Katekin merupakan antioksidan yang mampu membantu mencegah halitosis. Katekin ini sangat ampuh dalam membunuh bakteri di mulut. Teh juga mengandung kalsium dan magnesium, yang bekerja sama untuk membentuk gigi serta tulang yang sehat.

3. Membangun tulang kuat.
Teh mengandung Vitamin D, yang dapat membantu dalam perkembangan tulang. Teh juga mengandung asam amino dalam bentuk protein, yang membantu tubuh untuk membangun kekuatan otot, tulang, kulit dan rambut, serta memerangi bakteri dan virus.

Wanita yang mengalami menopause biasanya harus menjauh dari kafein karena dapat menyebabkan kerusakan tulang. Sedangkan teh rendah kafein dan bahkan ada yang bebas kafein, berbeda dengan kopi yang tinggi kafein, sehingga Anda tetap bisa menikmati secangkir teh dalam keseharian Anda.

4. Melindungi jantung Anda.
Antioksidan dalam teh hijau, mempercepat pemulihan sel-sel jantung dan meminimalkan kematian sel setelah serangan jantung atau stroke. Teh hijau juga terkait erat dengan penurunan risiko penyakit arteri koroner karena kuantitas antioksidan yang tinggi, yaitu flavonoid, yang dapat mengurangi jumlah kolesterol di dinding arteri. Teh juga dapat bertindak sebagai antiinflamasi serta mampu meningkatkan fungsi pembuluh darah.

5. Mencegah penuaan dan membersihkan usus.
Mengandung Vitamin E dan antioksidan, teh dapat membantu sel-sel kulit dalam memperlambat proses penuaan.                                                
Sedangkan kandungan kuat dari Katekin, mampu membunuh bakteri jahat dalam usus, menjaga sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit seperti radang lambung dan arteriosklerosis. Jangan lupakan pula Tanin yang ada di dalam teh, karena ia bersifat menenangkan perut dan bertugas membersihkan saluran usus.

6. Mengurangi risiko kanker ovarium.
Sebuah studi yang diterbitkan di Swedia pada bulan Desember 2005, mengklaim bahwa, minum dua cangkir teh atau lebih dalam sehari, maka ia dapat mengurangi risiko terkena kanker ovarium sebesar 46%. Studi yang dilakukan selama 15 tahun tersebut melibatkan lebih dari 60.000 wanita di Swedia.

7. Menghilangkan lemak tubuh.
Teh hijau mengandung tinggi Katekin atau antioksidan, yang bertindak sebagai "penghambat penimbunan lemak", terutama lemak perut. Dalam saluran pencernaan, Katekin mampu mengurangi penyerapan lemak makanan yang ditangkap oleh tubuh secara cepat. Katekin juga bertindak sebagai "pembakar lemak" dengan mengaktifkan enzim dalam tubuh yang memetabolisme lemak yang tersimpan.

8. Menguatkan memori dan mengurangi risiko Alzheimer.
Antioksidan dalam teh hijau yang disebut "EGCg", dapat membantu melindungi otak terhadap perkembangan penyakit Alzheimer. EGCg menurunkan produksi protein yang disebut "beta amyloid", yang dapat membentuk plak menjadi tidak larut dan menurunkan sel-sel saraf di otak.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal, mengatakan bahwa, menambahkan atau mencampur susu ke dalam teh hitam dapat mengurangi manfaat terbaik dari teh bagi kesehatan tubuh. Tampaknya, protein tertentu dalam susu dapat mengikat Katekin, yang mencegah mereka memberikan manfaat.

Ada juga penelitian lainnya yang menyatakan bahwa, teh yang kurang diproses, maka akan semakin sedikit mengandung kafein, dan hal itu lebih besar manfaatnya. Teh putih adalah yang paling sedikit diproses dari empat jenis teh yang ada saat ini. Semua teh berasal dari tanaman yang sama, namun ini tergantung bagaimana cara mereka diproses. Semakin tinggi pemrosesan teh, maka semakin rendah kandungan manfaat bagi kesehatan.

Teh putih memiliki kandungan kafein yang lebih rendah (15 mg) dari teh hijau (20 mg) per porsi. Teh putih juga memiliki konsentrasi antioksidan yang lebih tinggi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, teh putih lebih ringan dan lebih manis daripada teh hijau.

Kini Anda telah mengetahui mengapa mengonsumsi teh itu sangat baik bagi kesehatan tubuh. Dengan beberapa alasan mengejutkan di atas, pasti Anda sudah bisa memilihnya. Meskipun teh mengandung banyak manfaat, namun jangan pernah melupakan untuk mengonsumsi air putih juga ya!






Kesehatan 2541775171962614714
Beranda item

Terkini

Follow by Email