1657408484514812
Loading...

Sekneg Kabinet Jokowi Akui Salah Tulis BIN = Badan Intelijen Nasional, Harusnya Badan Intelijen Negara


Presiden Joko Widodo ( Jokowi) hari Rabu (8/7/2015) melantik Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima TNI yang baru. Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sebelumnya, undangan acara pun sudah disebar kepada para tamu undangan. Namun, publik ramai mendapati sebaran surat undangan pelantikan yang salah menyebut kepanjangan dari BIN yang seharusnya Badan Intelijen Negara malah tertulis Badan Intelijen Nasional.

Kesalahan penyebutan kepanjangan BIN itu ramai menjadi perbincangan publik di media sosial maupun di forum online.

Pihak Sekretariat Negara (Setneg) akhirnya mengklarifikasi soal penulisan surat undangan yang salah terkait acara pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara dan Panglima TNI di istana, Rabu (8/7).

Di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat fatal. BIN, ditulis dengan kepanjangan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara. Surat undangan tersebut dibuat dan diedarkan oleh dan atas nama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Kementerian sekretariat negara memohon maaf atas hal tersebut. Kementerian sekretariat negara akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan administrasi di lingkungan lembaga kepresidenan," ujar Deputi bidang Protokol Pers, dan Media Sekretariat Presiden Djarot Sri Sulistyo dalam keterangan tertulisnya pada wartawan, Rabu (8/7).





Jokowi - JK 1877133796516127508
Beranda item

Terkini

Follow by Email