1657408484514812
Loading...

Tragis, Anak Kecil (GT) Dianiaya Ibu Kandung Sendiri dengan Cara Dipukul Hingga Lengannya Digergaji


Belum tuntas kasus penganiayaan anak kecil yang menimpa Engeline, kini publik dibuat tersentak dengan kabar seorang anak berinisial GT (12 tahun) yang disiksa ibu kandungnya sendiri dengan cara dipukul, ditonjok, disundut rokok, dilempar mangkuk, hingga lengannya digergaji.

Seorang anak berusia 12 tahun warga Cipulir, Jakarta Selatan diduga telah mengalami penyiksaan hebat yang dilakukan ibu kandungnya.

Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, Jumat 3 Juli 2015, mengatakan anak berinisial GT berusia 12 tahun itu mendapatkan kekerasan yang sangat keji dari ibunya berinisial LSR (47 tahun).

GT dipukuli hingga menderita luka-luka. Tak hanya itu, lengan kiri GT juga digergaji oleh sang ibu.

"Kejadian yang dialami anaknya ini sudah bertahun-tahun lamanya. Mulai dipukul, ditonjok, disundut rokok, dilempar mangkuk, dan diduga digergaji," kata Erlinda.

Bahkan, akibat perbuatan keji ibu kandungnya itu, GT kini harus kehilangan dua giginya. "Giginya kini dua lepas (hilang). Badannya pun lebam-lebam," kata Erlinda.

Erlinda mengatakan, KPAI tengah menyelidiki motif di balik tindak kekerasan dalam keluarga itu. Erlinda menduga, sang ibu stres karena harus menghidupi keluarganya seorang diri.

"Si ibu itu suaminya kayaknya sudah meninggal. Single parent dia sepertinya. Tetapi, saya enggak tahu kerjaannya apa, karena kita fokus kepada anaknya dulu," kata Erlinda.

Erlinda menuturkan, kondisi GT saat ini masih dilanda trauma mendalam. KPAI telah mengevakuasinya ke safe house (rumah aman).

Menurut Petugas Rumah Aman Kementerian Sosial, Yuni, kondisi GT saat ini jauh lebih baik dibadingkan saat pertama kali datang ke rumah aman. Dia menuturkan, selama 5 hari di GT dapat berbaur dengan teman-teman sekitar-nya. Berdasarkan pengakuan bocah tersebut, GT tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Bahkan, GT tidak diizinkan untuk menjalani pendidikan sekolah formal seperti anak-anak sebayanya. Dia hanya diizinkan oleh Ibunya untuk menjalani home schooling (sekolah rumah).






Hukum dan Kriminal 6905615032271192625
Beranda item

Terkini

Follow by Email