1657408484514812
Loading...

Jokowi: "Kementrian dulu, banyak duit masuk kantong pribadi"



Presiden Joko Widodo mengaku selama ini pemerintah memang kesulitan membangun gedung-gedung pertunjukan dengan anggaran negara. Pasalnya, saat akan dilaksanakan, anggaran yang sudah ditetapkan nyatanya lebih banyak masuk ke kocek pribadi dibandingkan untuk pembangunan.

"Biasanya kesulitan buat gedung pertunjukan itu saat dikonsep, lalu masuk pemerintahan langsung dianggarkan misalnya Rp 10 miliar, tapi pelaksanaannya jauh dari yang diharapkan. Misalnya dari yang dua lapis jadi cuma satu lapis gedungnya," kata Jokowi dalam dialog bersama pelaku industri kreatif di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), seperti dilansir Kompas, Selasa (4/8/2015).

Karena itu, lanjut dia, untuk segala urusan kesenian atau industri kreatif saat ini sudah dibentuk Badan Ekonomi Kreatif. Seluruh anggaran terkait industri kreatif yang sebelumnya terpencar di beberapa kementerian akan dimasukkan ke badan itu.

"Kalau dulu di kementerian A, B, C, kan hasilnya lebih banyak yang dikantong daripada untuk yang dikerjakan," ucap Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi untuk menjawab salah seorang penggiat seni teater yang mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap gedung-gedung pertunjukan. Gedung-gedung teater bahkan sudah tenggelam dengan hingar bingar keriuhan suara di sekitarnya.

Pada acara dialog kreatif kali ini, Presiden Jokowi berhadapan dengan puluhan pelaku industri kreatif mulai dari sutradara film, musisi, animator, arsitektur, pengembang IT, pebisnis online, penulis, pebisnis kuliner, dan lainnya.

Beberapa artis juga terlihat hadir seperti Yovie Widianto, Raisa, Aida Nurmala, Nia Dinata, dan Dewi Lestari.






Jokowi - JK 7540130508055011670
Beranda item

Terkini

Follow by Email