1657408484514812
Loading...

Profil Lengkap KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU 2015-2020 Hasil Muktamar NU ke-33



KH Said Aqil Siradj kembali memenangi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Muktamar NU ke-33 di Jombang. Proses pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2015-2020 ini berlangsung singkat dan tanpa gejolak. Panitia pemilihan berhasil menjaring sembilan nama bakal calon yang diusulkan peserta muktamar. Mereka adalah Idrus Ramli, Said Ali, KH Mustofa Bisri, KH Said Aqil Siradj, As'ad Ali, Ali Said, KH Salahuddin Wahid, As'ad Ali, dan Tuan Guru Hilmi Muhamadiyah.

Sesuai ketentuan, calon ketua umum yang wajib mengantongi minimal 99 suara dari 9 bakal calon tersebut akhirnya mengerucut pada 2 calon, yakni KH Said Agil Siraj yang memiliki 287 suara dan As'ad Said Ali dengan 107 suara. Kedua nama itu akan diserahkan kepada Rais Aam untuk mendapat persetujuan.

Namun, belum sempat dilakukan pemungutan suara atas kedua calon, As'ad Said Ali tiba-tiba membuat keputusan mengejutkan. Dia menyatakan tidak bersedia dilakukan pemungutan suara lanjutan dan menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada Said Aqil. Atas keputusan tersebut, pimpinan sidang menyatakan Said Aqil sebagai pemenang.

Said Aqil Siradj yang lahir di Cirebon pada 3 Juli, 52 tahun lalu, ini mempunyai latar belakang agama dan pendidikan yang kuat. Ia menghabiskan masa pendidikannya dengan belajar agama Islam. Said menamatkan pendidikan S-1 di Universitas King Abdul Aziz jurusan ushuluddin dan dakwah pada 1982. Kemudian, dia melanjutkan studi di Universitas Umm al-Qura jurusan perbandingan agama, dan lulus pada 1987. Pada 1994, ia berhasil meraih gelar doktor di Umm Al-Qura University jurusan akidah.

Sebelum terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil berprofesi sebagai pendidik. Ia sempat menjadi dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ); dosen Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta; dosen Pascasarjana ST Ibrahim Maqdum, Tuban; dan hingga saat ini masih tercatat sebagai dosen luar biasa Institut Islam Tribakti Lirboyo, Kediri.

Said Aqil juga pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat anggota fraksi yang mewakili NU pada 1999-2004. Kemudian, pada 2010, ia dicalonkan sebagai Ketua Umum PBNU. Pada Muktamar ke-32 NU di Asrama Haji Sindiang itu, Said unggul dengan perolehan 294 suara dari rivalnya, Slamet Effendi Yusuf, yang mendapat 201 suara.

Berikut profil lengkap KH Said Aqil Siradj :

Pendidikan Formal:

1. S1 Universitas King Abdul Aziz, jurusan Ushuluddin dan Dakwah, lulus 1982
2. S2 Universitas Umm al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, lulus 1987
3. S3 University of Umm al-Qura, jurusan Aqidah / Filsafat Islam, lulus 1994

Pendidikan Non Formal:

1. Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien Kempek Cirebon
2. Hidayatul Mubtadi’en Pesantren Lirboyo Kediri (1965-1970)
3. Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta (1972-1975)

Pengalaman Organisasi

1. Sekertaris PMII Rayon Krapyak Yogyakarta (1972-1974)
2. Ketua Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) Mekkah (1983-1987)
3. Wakil Katib ‘aam PBNU (1994-1998)
4. Katib ‘aam PBNU (1998-1999)
5. Penasehat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (Gandi) (1998)
6. Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) (1998-sekarang)
7. Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI (1998-sekarang)
8. Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998 (1998)
9. Ketua TGPF Kasus pembantaian Dukun Santet Banyuwangi (1998)
10. Penasehat PMKRI (1999-sekarang)
11. Ketua Panitia Muktamar NU XXX di Lirboyo Kediri (1999)
12. Anggota Kehormatan MATAKIN (1999-2002)
13. Rais Syuriah PBNU (1999-2004)
14. Ketua PBNU (2004-sekarang)

Kegiatan profesional

1. Tim ahli bahasa indonesia dalam surat kabar harian Al-Nadwah Mekkah (1991)
2. Dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) (1995-1997)
3. Dosen pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1995-sekarang)
4. Wakil Direktur Universitas Islam Malang (Unisma) (1997-1999)
5. MKDU penasihat fakultas di Universitas Surabaya (Ubaya) (1998-sekarang)
6. Wakil ketua dari lima tim penyusun rancangan AD / ART PKB (1998)
7. Komisi member (1998-1999)
8. Dosen luar biasa Institut Islam Tribakti Lirboyo Kediri (1999 – sekarang)
9. Majelis Permusyawaratan Rakyat anggota fraksi yang mewakili NU (1999-2004)
10. Lulusan Unisma direktur (1999-2003)
11. Penasehat Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) (2001-sekarang)
12. Dosen pascasarjana ST Ibrahim Maqdum Tuban (2003-sekarang)
13. UNU Dosen lulusan Universitas NU Solo (2003-sekarang)
14. Lulusan Unisma dosen (2003-sekarang)
15. Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (UI)
16. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul 'Ulama (PBNU) 2010-2015







Ormas Islam 2420598239599108031
Beranda item

Terkini

Follow by Email