1657408484514812
Loading...

Apa itu Penyakit Lupus? Bagaimana Gejala, Penyebab, Penularan, dan Pengobatannya?


Pada beberapa hari ini, dunia hiburan dan kedokteran cukup dihebohkan dengan berita bahwa Selena Gomez ternyata menderita lupus. Tetapi apa itu lupus? masih banyak orang yang tidak mengetahui penyakit yang satu ini, Penyakit Lupus bukanlah sebuah judul film Indonesia jaman dulu.


Lupus merupakan penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit autoimune. Penyakit terjadi apabila terjadi anomali pada sistem dan kerja sel pertahanan tubuh manusia. Sel pertahanan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari masuknya kuman atau gangguan eksternal lainnya justeru menyerang tubuh pemiliknya.

Penyakit ini menjadi salah satu penyakit mematikan pada jenis Eritematosus Sistemik (SLE) atau yang juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dalam bahasa Inggiris. Lupus jenis ini lebih dikenal dan sering digunakan untuk menyederhanakan penyebutan dan pemahaman tentang penyakit ini di kalangan umum. Selain jenis tersebut, terdapat beberapa jenis penyakit lupus lainnya, seperti neonatal (lupus yang terjadi pada bayi), dan drug inducted lupus (lupus yang disebabkan oleh penggunaan obat).

Gejala Penyakit Lupus

Pengidap lupus akan mengalami serangan dari sel antibodi dari dalam tubuh sendiri. Pada bentuk yang sistemik (SLE), serangan lupus juga dapat memengaruhi organ dalam manusia yang vital, seperti ginjal dan hati. Lupus ini dinilai paling berbahaya dibandingkan dengan jenis lainnya. Lupus neonatal pada bayi biasanya akan hilang pada selang waktu tertentu. Sementara lupus yang timbul akibat penggunaan obat akan hilang saat reaksi obat hilang dari tubuh.

Lupus lebih banyak diderita wanita daripada pria dengan perbandingan 9:1, karena faktor hormonal dan biasanya menjangkiti wanita muda. Penyakit ini suka menyaru (menyamar), sehingga seringkali dokter menyangka penyakit lainnya, tetapi gejalan yang tersering adalah adanya nyeri sendi Saat ini tes untuk menentukan positip atau negatip atas lupus telah ada di banyak laboratorium klinik.

Penyebab Penyakit Lupus (Faktor Internal dan Eksternal)

Penyakit lupus ditengarai dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu internal tubuh manusia dan lingkungan. Secara umum, faktor penyebab pasti timbulnya penyakit lupus belum diketahui.

- Faktor internal
Faktor internal disebabkan oleh faktor genetika yang menyebabkan adanya kecenderungan anomali pada sistem antibodi yang menyerang bagian-bagian jaringan tubuh. Karena itu, penyakit lupus sering diidentikkan dengan penyakit turunan. Fakta menunjukkan bahwa penyakit lupus akan lebih beresiko diidap oleh orang dari beberapa ras, seperti Ras Amerika Afrika, Latin, Ras Asia Pasifik.

- Faktor eksternal
Penyebab eksternal lupus terkait erat dengan gaya hidup dan kondisi manusia.                                      
Faktor eksternal berarti serangkaian atau satuan penyebab yang merangsang reaksi zat antibodi yang akhirnya menyerang jaringan tubuh. Beberapa penyebab eksternal lupus, antara lain:
- Stress berlebihan.
- Penggunaan obat antibiotik seperti amoxilin, ampicilin.
- Sinar ultraviolet matahari, sinar ultraviolet dari lampu,
- dan obat-obatan berbahan dasar sulfa seperti Bactrim dan septra, silsoxazole, tolbutamide.

Apakah Penyakit Lupus Menular?

Penyakit Lupus sama sekali BUKAN penyakit menular. Jadi berada di dekat pasien lupus, tinggal serumah, atau bersentuhan, TIDAK akan menyebabkan penularan. Jadi jangan khawatir berdekatan dengan penyandang lupus.

Bagaimana kalau kita berhubungan intim dengan penderita lupus? Ini juga belum ada data yang menunjukkan adanya penularan penyakit lupus melalui kelamin. Hal tersebut disebabkan karena penyakit lupus bukanlah penyakit yang disebabkan oleh kuman atau virus melainkan autoimun dan faktor genetika, sehingga penyakit lupus tidak akan menular melalui hubungan kelamin seperti halnya penyakit AIDS atau penyakit kelamin lainnya.

Cara Mengobati Penyakit Lupus

Penyakit Lupus / SLE tidak bisa disembuhkan. Tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi tingkat gejala serta mencegah kerusakan organ pada penderita SLE.

Beberapa puluh tahun yang lalu, SLE dipandang sebagai penyakit terminal yang berujung kepada kematian. Ketakutan ini disebabkan oleh banyaknya penderita pada saat itu yang meninggal dunia akibat komplikasi dalam kurun waktu 10 tahun setelah didiagnosis mengidap SLE.

Tetapi kondisi pada zaman sekarang sudah jauh lebih baik. Berkat penanganan SLE yang terus berkembang, hampir semua penderita SLE saat ini dapat hidup normal atau setidaknya mendekati tahap normal. Bantuan dan dukungan dari keluarga, teman, serta staf medis juga berperan penting dalam membantu para penderita SLE dalam menghadapi penyakit mereka.






Penyakit 958461842422123458

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email