1657408484514812
Loading...

Kenapa Baret TNI, Polisi, dan Pramuka Dipakai Miring Kiri dan Kanan?


Mengapa baret TNI dipasang miring? ada yang miring kir, ada juga yang miring kanan. Mungkin banyak yang mempertanyakan hal tersebut namun hingga kini belum juga terjawab. Sebenarnya, bukan hanya tentara yang pakai baret yang miring itu, polisi dan pramuka juga pakai baret hanya berbeda-beda saja warnanya.


Pemakaian baret ini ada yang miring ke kiri dan ada yang miring ke kanan. Keduanya mempunyai arti tersendiri.

Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Tentara di Indonesia baik TNI AD, TNI AL, dan TNI AU memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya masing-masing yang berbeda satu sama lain.

Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVALERI, dan sebagainya.

Semua baret pasukan tempur itu dikenakan "miring" ke kanan, maka posisi "emblem" atau logo kesatuan ada di kiri pemakai.                                        
Tapi coba lihat baret milik Polisi Militer yang biru muda itu, atau baret biru tua milik Brimob, atau milik korps Reserse, miringnya bukan ke kanan tapi ke kiri.

Baret yang "miring" ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.

Jadi kesimpulannya, baret miring kanan adalah pasukan tempur, baret miring kiri adalah pasukan pengamanan dan penegakan hukum.

Tapi tunggu dulu, ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.

Menurut sejarah, ini dikarenakan pramuka jaman dulu menjadi pasukan cadangan dalam pertempuran. Meski kini pramuka bukan lagi pasukan tempur, namun baret pramuka tetap miring ke kanan.






Militer 5991043036176900335

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email