1657408484514812
Loading...

Pemerintah Indonesia Tolak Bantuan Singapura Atasi Kabut Asap



Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, sudah menjelaskan cara Indonesia menyelesaikan persoalan kebakaran lahan dan hutan sehingga menimbulkan kabut asap, sehingga menolak bantuan Singapura beberapa waktu lalu.


Pemerintah Singapura sempat meminjamkan pesawat Herculesnya untuk membuat hujan buatan menyelesaikan kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan, namun Indonesia tak bisa menerimanya.

"Saya katakan kita punya empat Hercules yang siap terbang kalau awannya cukup. Kita tahu El Nino sampai November, peluangnya sedikit (turun hujan, red)," bebe Willem di kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2015).

Selain mengerahkan pesawat Hercules, Singapura juga menawarkan bantuan teknologi informasi dan bantuan satelit untuk memantau perkembangan kebakaran. Tapi Willem menunjukkan sistem canggih milik Indonesia di Pusat Komando dan Pengendalian Operasi BNPB.

Singapura juga menawarkan helikopter Boeing CH-47 Chinook yang bisa mengangkut air hingga 4,5 juta ton bahkan lebih. Namun helikopter tersebut tak banyak berguna, karena 17 helikopter milik Indonesia kerap tidak bisa terbang lantaran asap terlalu pekat.

Ia memaklumi kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia memaksa Singapura meliburkan aktivitas pendidikan sekolah-sekolah, bahkan mengganggu roda perekonomian mereka.

Willem memastikan semua unsur sudah maksimal menyelesaikan kabut asap. BNPB terbuka termasuk pemerintah negara tetangga yang hendak mengetahui apa yang dilakukan Indonesia menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

"Jangan dianggap Indonesia itu alergi atau tidak senang dibantu. Kita itu sangat simpati, justru kita senang kalau tetangga kita menawarkan bantuan, tapi harus dipertimbangkan juga efektifitasnya," ujar Willem.

Sejauh ini baru Singapura yang langsung menawarkan bantuan kepada Indonesia. Negara-negara ASEAN terdampak kabut asap seperti Thailand dan Malaysia sampai saat ini belum menawarkan bantuan. (tribunnews.com)





Kabut Asap 2990017098195074959

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email