1657408484514812
Loading...

Lorenzo Akui Konspirasi Rider Spanyol, Rossi: "Lorenzo tak akan bahagia dengan kemenangan ini"


Jorge Lorenzo secara terang-terangan mengakui bahwa prestasi yang diraihnya menjadi juara dunia dibantu adanya konspirasi sesama pembalap Spanyol. Dengan demikian apa yang dituduhkan Valentino Rossi secara tegas diakui rekan setimnya di Yamaha tersebut.


"Mereka tahu apa yang terjadi dalam lomba. Faktanya, mereka orang Spanyol dan membantu saya. Jelas sebenarnya mereka (Marc Marquez dan Dani Pedrosa) bisa menyalip, tapi tidak mereka lakukan," ungkap Lorenzo dalam wawancara dengan Movistar MotoGP, Senin (9/11/2015).

Lorenzo pun yakin bila Valentino Rossi dalam posisi seperti dirinya dan pembalap Italia lain ada di belakangnya pasti akan melakukan hal yang sama. Sementara itu, Rossi sendiri yang memulai lomba dari posisi belakang dan mampu menyalip 22 rider di depannya hanya finis di posisi keempat.

Menjawab pertanyaan Movistar, Rossi memuji kemenangan Lorenzo. Namun, pebalap dengan julukan The Doctor itu merasa tak puas.

"Tentu saja. Jorge berhak untuk menang, tetapi musim ini tak ada sebuah kompetisi yang pantas karena ada hal yang tak pernah kita lihat sebelumnya dalam olahraga kita ini, dan Lorenzo tidak akan bahagia dengan kemenangan ini," tutur Rossi seperti ditulis oleh Marca.                                                            
Hal itu dilontarkan The Doctor menyindir performa Marquez yang disebutnya telah menjadi 'bodyguard' bagi Lorenzo. Dalam seri balap di Valencia, tak sedikitpun Marquez menempel ketat atau menyalip Lorenzo yang sejak balap dimulai selalu berada di posisi pertama.

"Bahkan sejak di GP Australia sesuatu yang aneh telah terjadi. Karena Marquez telah menjadi bodyguard. Tindakan yang membuat semua orang terkejut," ujar Rossi.

Menurut Rossi yang memulai start di barisan belakang itu, olahraga balap motor MotoGP seharusnya malu atas apa yang telah terjadi untuk pertama kalinya tersebut.

"Setidaknya setiap orang bisa melihat seperti apa permainan Marc, dan saya tidak ingin berkomentar tentang tingkah lakunya. Saya kira beberapa bulan mendatang dia akan menyadari apa yang telah dilakukannya," ujar Rossi.

Sebelumnya, Rossi mendapat penalti tiga poin dan start paling belakang di Valencia akibat insiden disinyalir 'menendang' Marquez dalam MotoGP ke-17 di sirkuit Sepang, Malaysia.





MotoGP 6741455009918706474

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email