1657408484514812
Loading...

Jaga Kepulauan Natuna dari China, TNI Rencanakan Bangun Batalyon Raiders Disana


Sikap agresif yang ditunjukkan China terhadap Laut China Selatan beberapa waktu belakangan ini membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut waspada. Untuk mengantisipasi gangguan, TNI  menambah kekuatan personil TNI di Kepulauan Natuna.


Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengatakan, pengamanan Kepulauan Natuna terus ditingkatkan, dan ribuan personel TNI AD Kodam I/BB tetap di daerah tersebut. Seluruh pulau terluar mendapat pengawalan ketat dari TNI, karena merupakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pulau Natuna yang merupakan masuk wilayah NKRI, harus tetap dijaga dan dipertahankan," ujar Lodewyk di Medan, Jumat (4/12), demikian dilansir Antara.

Dia menyebutkan pemerintah berencana akan membangun satu Batalyon Raider di Kepulauan Natuna. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) juga telah minta pada Kodam I/BB untuk mencarikan arealnya.                                              
"Kita saat ini, masih sedang mencari lokasi untuk pembangunan Batalyon tersebut," kata jenderal bintang dua itu.

Pangdam mengatakan, Kemenhan juga akan membangun berbagai fasilitas, sarana dan prasarana di Pulau Natuna yang saat ini telah menjadi kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan wilayah teritorial Kodam I/BB.

"Kodam I/BB saat ini terus memantau segala perkembangan dan situasi keamanan yang terjadi di Pulau Natuna itu," kata mantan Panglima Divisi I Kostrad itu.

Pulau Natuna tersebut, memiliki sumber daya alam yang cukup besar dan pemandangan yang sangat indah. Natuna merupakan kepulauan paling utara di Selat Karimata dan memiliki luas 1.993 meter persegi (KM2). Wilayah Kepulauan Natuna merupakan kaya minyak, gas dan ikan, serta jalur pelayaran tersibuk di dunia.

(merdeka.com)





Militer 4053902801299630927

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email