1657408484514812
Loading...

Rupiah Melemah Rp14.000 per Dolar AS, BI: Ini Tidak Mengkhawatirkan


Nilai tukar Rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp 14.000 per USD. Dibuka di level Rp 14.085, Rupiah hanya menguat tipis ke Rp 14.020 di perdagangan siang ini.


Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh titik terendahnya di Rp 14.109 yaitu pukul 08.20 waktu Singapura. Setelah itu, Rupiah menguat tipis namun masih berada di Rp 14.000-an per USD.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah kali ini tidak mengkhawatirkan. Pihaknya juga terus mengantisipasi pelemahan nilai tukar dengan terus berkoordinasi bersama pemerintah.

"Rupiah tidak mengkhawatirkan.                            
Dampak ini dari kondisi luar negeri, khususnya karena AS akan naikkan Fed Rate," ujarnya di kantornya, Jakarta, Senin (14/15).

Agus memprediksi, periode tingkat suku bunga The Fed selama tujuh tahun terakhir yang berada di kisaran 0 sampai 0,25 persen akan berakhir di bulan ini. Dia meyakini, akan ada kenaikan suku bunga secara berkala ke depannya.

"AS akan berkala menaikkan suku bunga per kuartal, dari 0,25 persen, menjadi satu sampai 1,25 persen di akhir tahun 2016. Nanti akan naik lagi 2,25 persen di tahun 2017," jelas dia.

Meski demikian, sentimen negatif dari Federal Reserve diprediksi hanya bersifat sementara. Bank Indonesia terus menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah. "Ini sifatnya hanya temporary. BI tetap akan akan menjaga," ungkapnya.





Ekonomi 9030954299562853504

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email