1657408484514812
Loading...

Sri Rejeki, ABG Kelas 1 SMA di Pekalongan ini Rela jadi Pemulung Demi Raih Cita-cita


Hidup miskin dan serba kekurangan bukan menjadi halangan untuk mengejar cita-cita. Seperti dilakoni gadis ABG ini yang tetap semangat meski keadaanya terbilang mengkhawatirkan.


Tidak bisa hidup seperti laiknya orang kebanyakan malah memacu semangat Sri Rejeki (15 th) putri dari pasangan Mujiono-Priyati untuk terus semangat menamatkan pendidikan setinggi mungkin.

Sri, begitu panggilan akrabnya tinggal bersama kedua orang tua dan adik lelakinya di sebuah bedeng yang tak layak disebut tempat tinggal. Berada di kawasan lahan kosong dekat lokasi wisata Pasir Kencana, Kelurahan Pantaisari, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Sri menghabiskan waktu diluar sekolah untuk mencari tambahan penghasilan dengan memulung di lokasi wisata, tumpukan sampah dan tempat-tempat di mana banyak terdapat botol plastik bekas, kardus, gelas plastik bekas minuman ringan dan lainya. Hasilnya selain untuk membantu ekonomi keluarga juga ditabung untuk membiayai sekolahnya.

"Alhamdulillah, lumayan mas hasilnya. setiap bulan saya bisa menyisihkan uang Rp 300 ribu.                          
Semua uangnya untuk membantu Ibu dan ditabung," ucapnya saat awak media datang berkunjung.

Kendati waktunya tersita untuk memunguti benda-benda yang bisa menghasilkan rupiah bagi keluarganya, Sri masih menyempatkan diri untuk belajar, mengulang pelajaran yang diajarkan di sekolah. Bahkan Sri masih mampu membagi waktu untuk mengurus rumah dengan mencuci, memasak, mengambil air dan mengisikanya di bak penampungan belakang gubuk reot tempatnya berlindung dari hujan dan panas.

Sri, kini duduk dibangku sekolah kelas 1, SMA Gatra Praja, Kota Pekalongan. Dia bercita-cita ingin menjadi akuntan pajak. Sri menilai, dengan bekerja di kantor pajak selain nanti bisa merubah hidup keluarganya juga bisa sesuai dengan angan-angannya. Karena menurutnya, Kantor Pajak itu penuh dengan keberaturan. Orang-orangnya, pekerjaanya dan peraturan yang di terapkan.

"Saya menyukai yang serba teratur, tertib dan penuh kedisplinan. Saya melihat Kantor Pajak seperti itu," Kata Sri polos. (pekalongan-news.com)





Kisah Inspirasi 6903138719447042983

Poskan Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email