1657408484514812
Loading...

6 Blusukan Presiden Jokowi Terheboh Sepanjang Tahun 2015


Presiden Jokowi memang terkenal sering blusukan. Tak hanya saat sudah menjadi Presiden RI, ketika menjabat walikota Solo maupun ketika menjadi Gubernur DKI, Jokowi kerap kali melakukan blusukan ke tempat-tempat yang jarang dikunjungi pejabat pemerintah sebelumnya.


Sepanjang 2015, Presiden Joko Widodo pun melakukan sejumlah kegiatan blusukan baik menemui warga ataupun melihat perkembangan program pemerintah.

Apa saja blusukan Jokowi yang paling menyita perhatian dan bikin heboh publik?

Dilansir Kompas.com dan GoRiau.com, setidaknya ada enam blusukan paling mengundang perhatian sejak Jokowi dilantik menjadi Presiden hingga akhir tahun 2015.

1. Blusukan perdana ke Sinabung


Tidak lebih dari dua pekan setelah dilantik menjadi RI-1, Jokowi langsung mengunjungi korban erupsi Gunung Sinabung yang mengungsi di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (29/10/2014).

Inilah blusukan pertama Jokowi setelah dilantik menjadi Presiden.

Jokowi memberikan bantuan uang tunai serta membagikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar kepada pengungsi.

Jokowi juga enggan terikat oleh protokoler dan jadwal resmi. Di Kabanjahe, ia tak mau hadir dalam acara resmi pemaparan kondisi terakhir pengungsi dan Gunung Sinabung. Ia menggantinya dengan rapat singkat tertutup.

Jokowi juga tak segan berjalan jauh untuk menemui warga. Komandan Jenderal Paspampres Mayjen Andika Perkasa pun harus menggunakan sepatu sol karet untuk mengawal langkah Kepala Negara.

2. Blusukan ke Tanjung Priok, Marah Soal Dwelling Time


Pernah lihat Jokowi marah? Itu terjadi ketika ia menginspeksi pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, 17 Juni 2015.

Kunjungan untuk memeriksa waktu tunggu kontainer (dwell time) itu berakhir dengan kemarahan Sang Presiden.

Ia kecewa mendapati dwell time di sana masih 5,5 hari. Itu di bawah target pemerintah, yakni 4,7 hari.

Jokowi murka karena tak kunjung mendapat jawaban dari petugas di sana tentang penyebab lamanya dwell time. Ia berjanji akan memberi sanksi tegas kepada siapa pun yang tidak becus membenahi pelayanan itu.

Kegaduhan di Pelabuhan Tanjung Priok berlanjut pada langkah Bareskrim Polri yang membongkar dugaan korupsi di Pelindo II terkait pengadaan mobile crane.

3. Tanpa masker, Blusukan di lahan berkabut asap


Ketika kebakaran hutan terjadi, foto Jokowi yang tengah berjalan di lahan berasap di Desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015, menjadi buah bibir di media sosial.

Dengan melepas masker, Jokowi menyusuri lahan yang berubah hitam dan diselimuti asap karena terbakar.

Beragam reaksi bermunculan atas foto itu. Ada yang memuji Jokowi dan membandingkan hal itu dengan presiden sebelumnya. Ada juga yang mengkritiknya. Jokowi dianggap telat dan tidak mampu menghentikan penderitaan korban bencana asap.

Sebaliknya, ketika DPR membahas pembentukan panitia khusus soal kebakaran hutan, pimpinan DPR justru menggunakan masker dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, 30 Oktober 2015.                                                                                                
4. Blusukan Bertemu Suku Anak Dalam


Jagat maya kembali heboh oleh foto Jokowi saat blusukan menangani kebakaran hutan dan lahan.

Pada Jumat (30/10/2015), ia menemui warga Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Foto-foto pertemuan Jokowi dan Suku Anak Dalam itulah yang mengundang polemik. Muncul tudingan bahwa foto itu hasil rekayasa seolah pertemuan itu sudah diarahkan sedemikian rupa agar Jokowi tampak merakyat.

Istana membantah tudingan itu. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah yang mendampingi Jokowi dalam kunjungan itu memastikan bahwa dua foto yang beredar di media sosial itu diambil di lokasi dan dengan orang yang berbeda.

5. Blusukan di Tanah Abang bareng PM Australia 


Bukan hanya pejabat Tanah Air yang diajak dalam blusukan Jokowi. Kamis (12/11/2015), mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull jalan-jalan ke Pasar Blok A, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di tempat itu, kedua kepala negara ini tampak akrab bersama warga. Mereka menanggapi permintaan berfoto dan bersalaman dengan warga yang mengerumuni mereka.

Keduanya juga tak canggung melepas jas dan dasi karena gerah. Turnbull menyebut, kondisi panas di pasar tersebut kalah dari kehangatan warga yang menyambutnya.

Blusukan singkat Jokowi-Turnbull itu memberi makna mendalam pada hubungan Indonesia dan Australia yang berulang kali mengalami pasang surut. Turnbull yang dikenal hobi berfoto selfie langsung mengunggah foto blusukan di Tanah Abang ke akun media sosialnya.

6. Tutup Tahun 2015, Blusukan Menembus Zona Merah Papua


Mengenakan noken, Presiden Jokowi melakukan blusukan ke zona merah Papua, dan aman-aman saja. Dia langsung merasakan denyut kehidupan masyarakat Kabupaten Nduga, Papua.

Jokowi berkunjung ke Kota Kenyam, Nduga, Papua, pada Kamis (31/12/2015). Dia menyempatkan diri blusukan ke Pasar Lokal Keyabi di wilayah itu, berinteraksi dengan pedagang-pedagang di situ.

Noken alias tas anyaman khas Papua itu masih melintang di depan dada Jokowi. Ada pula foto yang menunjukkan Jokowi memakai Topi Cenderawasih. Topi itu dipakaikan oleh Bupati Yairus Gwijangge kepada Jokowi, Yairus juga menemani Jokowi dan Ibu Negara Iriana menyusuri pasar.





Jokowi - JK 3029481843164040966

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email