1657408484514812
Loading...

Adzan Iringi Lagu Gereja di Perayaan Natal Nasional Bersama Jokowi, MUI Temui Presiden: "Jangan campur adukkan ajaran agama"


Perayaan Natal Nasional di Rumah Dinas Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dihadiri Presiden Jokowi pada 28 Desember 2015 lalu menuai berbagai kritik, termasuk dari MUI. Ketika itu, ada Fragmen Teatrikal Natal yang menyanyikan lagu gereja "Ave Maria" diiringi kumandang adzan oleh Imam Masjid.


Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo harapan agar kehidupan toleransi antar umat beragama yang sudah baik, tidak terjebak dengan upaya "sinkretisme" (mencampuradukkan beberapa paham-paham atau aliran-aliran agama atau kepercayaan).

"Ini yang tadi digarisbawahi oleh MUI," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seusai mendampingi Presiden bertemu Pengurus MUI di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (5/1/2016).

"Pesan MUI tadi, jangan sampai kita terjebak pada sinkretisme yaitu mencampuradukan antara ajaran-ajaran atau bentuk-bentuk peribadatan satu agama dengan agama yang lain," kata Menag seperti dilansir Antara.

"Saya pikir ini pesan yang sangat baik dan tentu semua kita berkewajiban untuk mencermati ini," kata Lukman Hakim.

Dia mengatakan, MUI menyampaikan hal tersebut setelah ada masukan dari masyarakat terkait perayaan Natal Nasional kemarin ada kumandang adzan diiringi lagu-lagu yang biasa dinyanyikan di gereja-gereja.                                  

Seperti diberitakan sebelumnya, seperti dilansir Kompas, Reny Gadja dari Gereja Musafir Indonesia melantunkan lagu Ave Maria karya Franz Schubert diiringi kumandang Azan oleh Imam Masjid Oepura, Ustad Umarba.

Menyaksikan pertunjukan tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya langsung menangis. Frans Lebu Raya yang duduk di barisan depan dan bersebelahan dengan Presiden Joko Widodo, langsung mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya dan di matanya.

Acara Natal tingkat nasional yang digelar di alun alun rumah jabatan Gubernur NTT itu dihadiri oleh Presiden Jokowi, ibu negara Iriana Joko Wododo, sejumlah menteri kabinet kerja dan duta besar negara sahabat.





Toleransi Umat Beragama 398430114739348029

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email