1657408484514812
Loading...

Dituduh Curi Burung, Oknum Marinir Cilandak Pukuli Anak SD yang Sedang Main Layangan


TNI AL membenarkan kabar yang beredar bahwa oknum anggota marinir memukuli bocah berusia 12 tahun di Cilandak, Jakarta Selatan. Kasus ini sekarang sudah ditangani.

"Kejadiannya benar. Itu bukan Denjaka, itu marinir," kata Kadispenum Dispen TNI AL Kolonel Suhardi kepada detikcom, Selasa (12/1/2016).

"Sekarang sedang ditangani Lantamal III-Jakarta," tambahnya.

foto iluatrasi

Sebelumnya, salah satu guru korban bernama Andi menjelaskan bahwa insiden ini terjadi pada Minggu (9/1) lalu. Dia juga mendapat cerita dari orangtua korban.

"Informasi yang saya dapat dari orangtuanya, peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/1), saat itu korban sedang bermain di sekitar Bumi Marinir Cilandak," ujar guru korban bernama Andi saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (12/1/2016).

Andi sendiri belum mengetahui pasti peristiwa yang terjadi pada saat kejadian. Namun orangtua korban menuturkan bahwa saat itu korban yang sedang bermain layangan bersama beberapa orang teman-temannya tiba-tiba dihampiri oleh beberapa orang anggota TNI dan menuduh mereka mencuri burung.                  
"Orangtuanya cerita, anak ini dituduh mencuri burung, padahal sedang bermain layangan dengan teman-temannya yang lain. Setelah itu dia dipukuli, kita enggak tahu (dipukuli) berapa orang, tapi dari luka yang disebabkan itu, kemungkinan anggotanya lebih dari satu," jelas Andi.

Korban sendiri saat ini masih bersekolah di sebuah sekolah dasar di kawasan Ciganjur. Menurut Andi, korban bukanlah warga Cilandak.

"Korban tinggal di kawasan lain, namun orangtuanya memang bekerja di deket tempat kejadian," terang Andi.

Menteri PPPA Yohana Yembise menjenguk bocah ini di RS Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Yohana ingin mengecek kabar yang sebelumnya simpang siur.

"Kondisinya memang ada tanda-tanda penganiayaan, namun saya belum bisa pastikan karena apa. Saya harus kaji lagi dengan tim saya," ujar Yohana seperti dilansir detik.com, Selasa (12/01/2016).                                                                                                  





Hukum dan Kriminal 8262697138981978623

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email