1657408484514812
Loading...

MUI: Gafatar Aliran Sesat, Campur Aduk Islam, Kristen dan Yahudi, Ajarannya Tidak Wajib Sholat, Puasa, dsb


Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan hasil transformasi dari organisasi Al-Qiyadah Al-Islamiyah yang melakukan sinkretisme ajaran dari Al-Qur'an, Al-Kitab Injil dan kitab Yahudi di bawah kepemimpinan Ahmad Moshaddeq alias Abdussalam.


"Gafatar ini ternyata ada tali temali dengan sebuah gerakan yang beberapa tahun lalu menyebut Al-Qiyadah Al-Islamiyah yang dipimpin oleh seorang Ahmad Musadeq yang mengaku sebagai nabi baru setelah bertapa beberapa puluh hari di Gunung Gede dan ternyata menyimpang dan akhirnya dipenjara," ujar Ketua Dewan Pembina MUI, Din Syamsuddin di Kantor Wakil Presiden, Rabu (13/1/2016).

Din menegaskan, Ahmad Musadeq mengubah Al-Qiyadah Al-Islamiyah menjadi Gafatar setelah keluar dari penjara. Saat proses tranformasi, gerakan Gafatar berhimpit paham dengan aliran serupa bernama Milah Ibrahim, Agama Ibrahim.                                    
"Sebagaimana diketahui Ibrahim AS adalah bapak Tauhid, bapak monoteisme yang merupakan akar dari agama samawi: Yahudi, Nasrani, dan Islam. Tapi aliran ini, Milah Ibrahim, Gafatar membawa paham yang menyimpang dari agama-agama yang ada, khususnya Islam. Seperti tidak wajib solat, tidak wajib puasa, dan sebagainya. Tentu ini tidak bisa dibenarkan," jelas Din.

Atas dasar itu, lanjut Din, MUI mengaku prihatin dengan kembali berkembangnya organisasi sesat seperti Gafatar. Karena menurut Din, tidak hanya ajarannya yang sesat, namun juga cara perekerutannya dinilai menyalahi aturan.

"Kita semua tentu prihatin dan tersentak. Terulang dan terjadi kembali kasus apakah penculikan, penghilangan, pembujukan sejumlah orang. Berdasarkan informasi yang saya peroleh sebuah organisasi yang menamakan dirinya Gafatar. Yang ternyata sudah dilarang oleh pemerintah Indonesia. MUI juga sudah mengelaurkan fatwa, bahwa kelompok ini masuk kategori aliran sesat dan menyesatkan," tutup Din.





Gafatar 614173221988189336

Poskan Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email