1657408484514812
Loading...

Rusia Siapkan Tikus Masuk Tim Pasukan Anti Teror dan Penjinak Bom


Ilmuwan Rusia membuat terobosan terbaru dalam bidang kepolisian dan militer. Negeri Beruang Merah itu diketahui menguji coba tikus menjadi bagian dari tim anti teror dan penjinak bom.


Para ahli Rusia meyakini binatang pengerat ini bisa berperan maksimal sebagai pasukan antiteror karena indra penciumannya lebih tajam dari anjing.

Eksperimen tikus ini dilakukan oleh lembaga riset Olfactory Perception (LOP) di Kota Rostov. "Binatang pengerat ini dapat dilatih menemukan bahan peledak yang disusupkan militan semacam ISIS. Lebih dari itu, tikus pintar ini juga dapat menemukan manusia yang berada dalam reruntuhan bangunan," kata Kepala Laboratorium LOP, Dmitry Medvedev.                                          
Keunggulan binantang pengerat ini telah diteliti di Laboraturium dengan menyambungkan alat elektroda di otaknya. "Tidak seperti anjing, tikus dapat terus masuk ke tempat sangat kecil, yang kita pikir tidak ada yang mungkin bisa masuk ke dalamnya," kata Medvedev.

Dalam sistem yang sudah dimodifikasi di otak para tikus, mereka dapat tahu bila ada manusia yang terjebak dalam puing dan masih dalam keadaan hidup sehingga dapat diselamatkan tim penolong dengan segera.

"Perlu uji coba beberapa tahun hingga kelompok tikus siap diterjunkan dalam aksi nyata, sejauh ini kelompok pengerat itu sudah digunakan di Afrika sebagai pendeteksi ranjau darat dan penyakit TBC," tutup Medvedev.





Sains dan Teknologi 1017113407077937195

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email