1657408484514812
Loading...

Kepergok Bawa Ponsel, Ratu Atut Dihukum Ngepel Lantai Lapas Sebulan


Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisyah terpaksa harus menyapu dan mengepel lantai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II Kota Tangerang selama sebulan mulai, Selasa (2/2/2016).


Terpidana kasus suap Pilkada Lebak, Banten ini dijatuhi sanksi membersihkan lantai lapas karena tertangkap membawa telepon seluler (ponsel) di dalam Lapas Wanita Kota Tangerang, Senin (1/2) malam.

"Ini bagian dari hukuman disiplin kepada penghuni lapas yang melanggar," ucap Kalapas Wanita Kelas II A Tangerang, Murbi Hastuti, Selasa (2/2).

Menurut Tuti (panggilan akrab Murbi Hastuti), saat razia yang dilakukan jajaran Polres Tangerang Kota, dari sekian banyak napi korupsi di sana, hanya Ratu Atut yang ketahuan membawa ponsel.              
Sementara Neneng (istri Nazarudin terpidana kasus korupsi wisma atlet), Susi Tur Andayani (kasus suap pengurusan gugatan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi) dan lainnya tak terkena razia. "

"Bu Atut menempati Blok Mawar kamar Nomor 3. Bu Atut disana berdua dengan warga binaan lainnya," jelas Tuti.

Selain Atut, ada 34 narapidana lain yang kedapatan membawa dan menyimpan ponsel dan senjata tajam di dalam sel.

"Kami beri hukuman berbentuk tindakan disiplin. Para napi harus membantu pekerjaan petugas lapas, seperti membersihkan setiap blok lapas dan sebagainya," tambah Tuti. Mereka termasuk Atut yang harus menjalani hukuman tersebut selama sebulan ke depan. (tribunnews.com)





Kasus Korupsi 7292899784800686542

Posting Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email