1657408484514812
Loading...

Gandeng Wagub PNS, Ahok Akhirnya Pilih Jalur Independen Bersama Teman Ahok


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan akan maju melalui jalur independen dan menggandeng Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.


Ahok akan didukung oleh para pendukungnya yang menamakan diri Teman Ahok dan Partai NasDem.

Hingga saat ini, 770.867 Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta sudah dikumpulkan.

Namun, Teman Ahok akan kembali mengulang mengumpulkan KTP dari 0.

Pasalnya, pada formulir sebelumnya belum terdapat nama bakal calon wakil gubernur.

Sehingga, per hari ini, Teman Ahok mencantumkan nama Heru pada formulirnya.

"Sekarang saya putuskan untuk ikut Teman Ahok. Saya tidak mau anak muda ini kecewa," kata Ahok di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).                              
Sesuai Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Kepala Daerah, Penutupan pendaftaran calon independen pada Juli 2016.

Syarat mencalonkan diri di Pilkada DKI sesuai ketentuan Komisi Pemilihan Umun (KPU), yakni 7,5 persen dari jumlah pemilih atau setara dengan 532.210 orang.

Yang berarti, batas waktu Teman Ahok untuk mengumpulkan KTP pendukung Ahok hanya tersisa empat bulan.

"Kalau memang nasib saya tidak bisa maju lagi, ya sudah," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, membenarkan bahwa pihaknya akan mengumpulkan KTP dan mengisi formulir bakal calon wakil gubernur dengan nama Heru Budi Hartono.

"Kemarin kami ke rumah Pak Ahok sudah ada Pak Heru. Pak Ahok intinya mau, tetap persyaratannya, Teman Ahok bisa mengumpulkan satu juta dukungan," ujar Amalia saat dihubungi.





Pilkada DKI Jakarta 7290675208588313054

Poskan Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email