1657408484514812
Loading...

Meski Jelang Pilgub DKI, Ahok Tetap Akan Gugur Warga Lebih Banyak Lagi


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI supaya tidak melakukan penggusuran kawasan liar menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta Februari 2017. Sebab, hal itu akan merepotkan KPUD dalam melakukan pendataan pemilih. Namun, Ahok menolak permintaan KPUD DKI tersebut.


"Makanya saya ditanya 'Pak, September kan udah selesai pendaftaran nih, udah mulai masa kampanye. Bapak masa gusur? Kalau bisa September-Oktober jangan gusur pak, kami repot mindahin KTP-nya untuk milih, TPS-nya bingung'. Yang KPUD aja ngomong gini," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (18/3).                  
Meski demikian, Ahok tidak memenuhi permintaan KPUD. Sebab, mantan Bupati Belitung Timur itu akan terus melakukan penggusuran. "Saya bilang sama mereka, kamu jangan bikin TPS-TPS lagi di tepi sungai deh. September-Oktober saya akan gusur lebih banyak, lebih besar. Kenapa? Karena rusunnya lebih banyak," ucap Ahok.

Saat disinggung kapan menggusur kawasan Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Ahok menyatakan, penertiban segera dilakukan setelah rumah susun untuk merelokasi mereka tersedia.

‎"Enggak pakai target-targetan, semua targetnya as soon as possible, tergantung rusunnya jadi. Kalau rusunnya jadi, kelihatannya yang jadi paling banyak September," ungkap suami Veronica Tan itu seperti dilansir jpnn.con, Jum'at 18 Maret 2016.





Jakarta 9169414828739538903

Poskan Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email