1657408484514812
Loading...

TNI Tunggu Izin Filipina Sergap Abu Sayyaf: "Mau sembunyi di pohon dan dimanapun kita bisa tangkap"


Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna mengatakan, TNI AU siap menggerakkan pasukan untuk membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera kelompok Abu sayyaf di Filipina. Namun, saat ini masih menunggu izin yang diberikan oleh negara filipina.


Menurutnya, TNI mempunyai kemampuan untuk membebaskan WNI yang disandera itu dengan kemampuan-kemampuan handal yang dimiliki oleh negara Indonesia.

"Kita masih menunggu, karena kita mempunyai kemampuan untuk itu. Terutama kemampuan surveilance, bagaimana kemampuan bisa memantau satu titik saja gerakan orang. Mau sembunyi di pohon dan mau sembunyi dimanapun kita bisa tangkap,".
                                                                         
kata Agus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 9 April 2016.

Namun, saat ini, segalanya tergantung dari izin yang diberikan oleh negara Filipina. Jika Izin tersebut telah diberikan, maka pasukan akan segera dikerahkan. "Kan segala sesuatu tergantung izin dari Filipina, Tapi sudah siap, semuanya tinggal menunggu, Filipina, kita akan gerakkan.”

Seperti diketahui, ada sebanyak 10 awak kapal yang merupakan WNI yang disandera oleh kelompok penculik. Sejumlah laporan bahkan menyebutkan penculik meminta uang tebusan sebesar 50 juta peso atau sekitar Rp15 miliar. (viva.co.id)





Militer 5865073543438634305

Poskan Komentar

Beranda item

Terkini

Follow by Email